SIDOARJO – Semangat sportivitas dan persaudaraan komunitas pingpong mewarnai turnamen yang diselenggarakan PTM GSB pada Sabtu malam, 17 Oktober 2026. Turnamen ini digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun GSB sekaligus hari ulang tahun Ruly Hutagalung, salah satu tokoh sentral di lingkungan PTM GSB.
Antusiasme peserta dari berbagai daerah ini menunjukkan bahwa pingpong bukan sekadar olahraga kompetitif, melainkan juga menjadi sarana memperluas pertemanan dan mempererat persaudaraan antarkomunitas.
Dukungan Kepala Desa Bluru Kidul Patut Diapresiasi
Turnamen ini turut dihadiri Kepala Desa Bluru Kidul, Mohammad Fatkhur. Aula balai desa yang menjadi lokasi pertandingan juga digunakan sebagai tempat latihan PTM GSB.
Ketersediaan fasilitas olahraga bagi masyarakat merupakan bentuk dukungan yang patut diapresiasi. Langkah menyediakan ruang bagi warga untuk berolahraga seperti ini dapat mendorong pola hidup sehat sekaligus menghidupkan kegiatan positif di lingkungan desa.
Dukungan terhadap aktivitas olahraga masyarakat juga memberikan kesempatan bagi komunitas seperti PTM GSB untuk berkembang, menjaring pemain baru, serta membangun prestasi melalui kegiatan yang terorganisasi.
Kaos Seragam Gratis, Kuliner, dan Hiburan Musik
Ada hal menarik yang membuat turnamen ini semakin berkesan. Para peserta mendapatkan kaos gratis berupa seragam PTM, yang menambah kebanggaan dan rasa memiliki terhadap komunitas.
Panitia juga menyediakan beragam makanan dan minuman gratis. Mulai dari nasi pecel, polo pendem, pisang, minuman energi, wedang jahe, hingga air mineral tersedia untuk menemani peserta selama kegiatan berlangsung.
Perhatian panitia tersebut menciptakan suasana yang hangat dan akrab. Para pemain tidak hanya bertemu untuk bertanding, tetapi juga bisa menikmati hidangan dan bercengkerama dengan rekan-rekan dari kota lain.
Kemeriahan semakin terasa dengan hadirnya hiburan live music solo organ yang menampilkan dua orang penyanyi. Perpaduan olahraga, sajian kuliner, dan hiburan musik membuat suasana perayaan terasa semakin hidup hingga malam hari.
Pertandingan Sengit, Hanif–Bulak Raih Juara Pertama
Di meja pertandingan, persaingan berlangsung ketat. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik untuk memperebutkan posisi teratas dalam turnamen yang mempertemukan pemain dari Sidoarjo, Malang, dan Kediri tersebut.
Setelah melalui pertandingan yang sengit, pasangan Hanif dan Bulak, keduanya berasal dari Sidoarjo, berhasil keluar sebagai juara pertama.
Posisi juara kedua diraih oleh pasangan Budi PM dari Sidoarjo dan Wei Wei dari Malang. Sementara itu, gelar juara ketiga bersama diraih oleh dua pasangan, yakni Lukman dari Sidoarjo yang berpasangan dengan Yudhi dari Kediri, serta Parji dari Sidoarjo yang berpasangan dengan Nur Afianto dari Kediri.
Hasil akhir turnamen:
Juara 1: Hanif – Bulak (Sidoarjo)
Juara 2: Budi PM (Sidoarjo) – Wei Wei (Malang)
Juara 3 Bersama: Lukman (Sidoarjo) – Yudhi (Kediri)
Juara 3 Bersama: Parji (Sidoarjo) – Nur Afianto (Kediri)
Lebih dari Sekadar Kompetisi
Turnamen dalam rangka HUT PTM GSB dan Ruly Hutagalung ini menjadi bukti bahwa kegiatan olahraga dapat menjadi wadah untuk membangun kebersamaan lintas daerah. Dukungan pemerintah desa, kekompakan panitia, dan antusiasme peserta menjadi bagian penting dari suksesnya acara.
Pemberian kaos seragam, sajian makanan dan minuman gratis, serta hiburan musik menunjukkan bahwa PTM GSB ingin menghadirkan pengalaman turnamen yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga menyenangkan dan penuh keakraban.


No comments:
Post a Comment